Lily Yuliani

Belum menuliskan informasi profilenya.

Selengkapnya

My First Writing

Suatu sore saya saat saya masih dalam perjalanan pulang ke rumah, tiba-tiba mendapat telepon dari Kepala SKB. Beliau menawarkan apakah saya bersedia ikut dalam kegiatan Apresiasi GTK PAUD dan Dikmas 2017 . Dalam hati saya ini adalah pengalaman baru dan luar biasa, langsung saya saya mengiyakan tanpa pikir panjang. Begitu saya sampai di rumah, telpon saya terus berbunyi, seperti kilometer listrik yang habis pulsa. Eh ternyata mantan Kabid saya yang telepon, menanyakan apakah saya bersedia. Jelas dengan suara lantang saya jawab “ Iya buu”, padahal dalam benak saya bingung cara nulis gimana. Tidak berapa lama lagi telepon berbunyi, lagi-lagi dari mantan Kabid saya. Seperti nya beliau lagi banyak pulsa atau lagi menghabiskan sisa pulsa gratisan . Kali ini beliau menanyakan ukuran baju, celana sampai dengan sepatu. Wah… saya senang sekali karena belum apa-apa sudah dapat baju, celana dan sepatu baru, yeeaay.

Malam pun tiba, stress mulai melanda saya bingung mau buat karya apa. Saya buka laptop butut yang umurnya melebihi umur anak saya yang sekarang berumur 6 tahun . Untuk beberapa menit saya cuma termangu di depan laptop. Mencoba mencari inspirasi dengan bolak balik kamar, eh yang ada malah saya liat tv. Waktu terus berlalu, saya masih belum dapat inspirasi. Akhirnya ahaaaa saya dapat ide, girangnya bukan main. Mulainya saya menekan tombol power pada laptop, alamak kenapa jadi blue screen , ya Allah cobaan apa ini. Saya coba menenangkan diri dan berharap mantan Kabid saya tidak menelpon di tengah malam buta. Karena kalau beliau tahu saya belum buat apa-apa, pasti saya dapat ceramah di tengah malam. Dan ternyata beliau telpon saya menanyakan sudah sejauh mana karya tulisnya. Dengan entengya saya jawab” on process Bund”, sambil mencari sebab kenapa laptop saya eror . Ternyata benar yang sering Ustad sampaikan bahwa ”Aku dalam prasangka umat Ku “. Coba kalau tadi saya mengira beliau mau memberi laptop baru,tuk mengganti laptop butut pasti kejadian deh. Berharap pagi-pagi ketika saya buka pintu rumah ada kiriman laptop, Ulalaa….(kata ustad Musa).

Masih dengan kecemasan tingkat tinggi saya coba mencari tahu ada apa dengan cinta eh salah dengan laptop saya. Setelah saya utak atik dengan kemampuan seadanya tiba-tiba laptop saya udah ga Blue Screen tapi black screen, loh ko ? ya iyalah kan udah ga eror lagi. Dengan semangat 45 saya mulai menuangkan semua ide yang sudah numpuk di kepala. Pokoknya ini malam paling tidak sudah ada outlinenya, berharap matahari tidak cepat hadir seperti harapan Bandung Bondowoso ketika membuat Candi Prambanan. Karena kalau sudah pagi saya harus siap-siap menerima telpon dari mantan kabid. Kalau

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali